"Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman supaya
menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram), dan
memelihara kehormatan mereka, dan janganlah mereka memperlihatkan
perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya, dan hendaklah
mereka menutup belahan leher bajunya Dengan tudung kepala mereka; dan
janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka melainkan kepada
suami mereka, atau bapa mereka atau bapa mertua mereka atau anak-anak
mereka, atau anak-anak tiri mereka, atau saudara-saudara mereka, atau
anak bagi saudara-saudara mereka yang lelaki, atau anak bagi
saudara-saudara mereka yang perempuan, atau perempuan-perempuan Islam,
atau hamba-hamba mereka, atau orang gaji dari orang-orang lelaki yang
telah tua dan tidak berkeinginan kepada perempuan, atau kanak-kanak yang
belum mengerti lagi tentang aurat perempuan, dan janganlah mereka
menghentakkan kaki untuk diketahui orang akan apa yang tersembunyi dari
perhiasan mereka, dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Wahai
orang-orang yang beriman, supaya kamu berjaya." (Surah An Nur Ayat 31)
Rasulullah s.a.w. bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu
Hurairah, yang bermaksud: “Ada dua golongan dari ahli neraka yang
belum pernah saya lihat keduanya itu:
1. Kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi yang mereka pakai buat memukul orang (penguasa yang kejam).
2. Perempuan-perempuan yang berpakaian tetapi telanjang, yang
cenderung kepada perbuatan maksiat dan mencenderungkan orang lain kepada
perbuatan maksiat, rambutnya sebesar punuk unta. Mereka ini tidak akan
boleh masuk syurga, serta tidak dapat akan mencium bau syurga, padahal
bau syurga itu tercium sejauh perjalanan demikian dan demikian. (Riwayat
Muslim)
Balasan bagi orang yang melanggar larangan Allah, ialah azab yang
amat pedih, antaranya balasan wanita yang membuka rambut kepalanya
selain suaminya, akan digantung dengan rambutnya di atas api neraka
sehingga menggelegak otaknya, berterusan selama ia tidak menutupnya.
Dada yang sengaja dibuka atau ditonjolkan supaya kelihatan seksi, akan
di gantung atas api neraka dengan pusat dan buah dadanya diikat dengan
rantai neraka sebagai penggantungnya betis dan paha yang terselak-selak,
sedia untuk dipanggang, pedihnya tidak terkira.
Sayidina
Ali ra menceritakan suatu ketika melihat Rasulullah menangis manakala ia
datang bersama Fatimah. Lalu keduanya bertanya mengapa Rasul menangis.
Beliau menjawab,
"Pada
malam aku diisra'kan, aku melihat perempuan-perempuan yang sedang
disiksa dengan berbagai siksaan. Itulah sebabnya mengapa aku menangis.
Karena, menyaksikan mereka yang sangat berat dan mengerikan siksanya."
Putri Rasulullah kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya.
"Aku
lihat ada perempuan digantung rambutnya, otaknya mendidih. Aku lihat
perempuan digantung lidahnya, tangannya diikat ke belakang dan timah
cair dituangkan ke dalam tengkoraknya.
"Aku lihat perempuan tergantung kedua kakinya dengan terikat tangannya sampai ke ubun-ubunnya, diulurkan ular dan kalajengking.
"Dan
aku lihat perempuan yang memakan badannya sendiri, di bawahnya
dinyalakan api neraka. Serta aku lihat perempuan yang bermuka hitam,
memakan tali perutnya sendiri.
"Aku lihat perempuan yang
telinganya pekak dan matanya buta, dimasukkan ke dalam peti yang dibuat
dari api neraka, otaknya keluar dari lubang hidung, badannya berbau
busuk karena penyakit sopak dan kusta.
"Aku lihat
perempuan yang badannya seperti himar, beribu-ribu kesengsaraan
dihadapinya. Aku lihat perempuan yang rupanya seperti anjing, sedangkan
api masuk melalui mulut dan keluar dari duburnya sementara malaikat
memukulnya dengan pentung dari api neraka," kata Nabi s.a.w.
Fatimah Az-Zahra kemudian menanyakan mengapa mereka disiksa seperti itu?
Rasulullah S.A.W menjawab,
"Wahai
putriku, adapun mereka yang tergantung rambutnya hingga otaknya
mendidih adalah wanita yang tidak menutup rambutnya sehingga terlihat
oleh laki-laki yang bukan muhrimnya.
*Perempuan yang
digantung susunya adalah isteri yang 'mengotori' tempat
tidurnya.*Perempuan yang tergantung kedua kakinya ialah perempuan yang
tidak taat kepada suaminya, ia keluar rumah tanpa izin suaminya, dan
perempuan yang tidak mau mandi suci dari haid dan nifas.*Perempuan yang
memakan badannya sendiri ialah karena ia berhias untuk lelaki yang bukan
muhrimnya dan suka mengumpat orang lain.*Perempuan yang memotong
badannya sendiri dengan gunting api neraka karena ia memperkenalkan
dirinya kepada orang yang kepada orang lain bersolek dan berhias supaya
kecantikannya dilihat laki-laki yang bukan muhrimnya.*Perempuan yang
diikat kedua kaki dan tangannya ke atas ubun-ubunnya diulurkan ular dan
kalajengking padanya karena ia bisa solat tapi tidak mengamalkannya dan
tidak mau mandi junub.*Perempuan yang kepalanya seperti **** dan
badannya seperti himar ialah tukang umpat dan pendusta.*Perempuan yang
menyerupai anjing ialah perempuan yang suka memfitnah dan membenci
suami
Mendegar hal itu, Sayidina Ali dan Fatimah Az-Zahra pun turut menangis.
Wahai saudara/saudariku sesama muslim-muslimah, tidakkah hati kita tergugah membaca hadist ini ???
Peristiwa Mi’raj
1. Wanita menangis sambil meminta pertolongan tetapi tiada yang
sanggup membantu. Gambaran balasan wanita yang berhias bukan kerana
suaminya.
2. Wanita tergantung pada rambutnya, otaknya menggelegak dalam periuk. Balasan wanita yang tidak menutup auratnya (rambut)
3. Wanita berkepala seperti babi, badannya seperti kaldai dan
menerima berbagai balasan wanita yang suka membuat fitnah, bermusuh
dengan jiran dan membuat dusta.
4. Wanita yang mukanya hitam dan memamah isi perutnya sendiri. Balasan wanita yang mengoda dan menghairahkan lelaki.
5. Lelaki dan wanita yang ditarik kemaluannya ke depan dan ke
belakang serta dilontar mukanya ke api neraka. Kemudian ditarik dan
dipukul hingga keluar api dari badannya. Balasan orang yang membesarkan
diri dan takabur kepada orang ramai.
6. Lelaki dan wanita dimasukkan besi pembakar daging dari duburnya,
keluar hingga ke mulutnya. Balasan orang yang membuat fitnah, mengejek
dan mencaci.
7. Wanita tergantung rambutnya di pohon Zakkum, api neraka
membakarnya lalu kering kecut dagingnya terbakar. Balasan wanita yang
minum ubat untuk membunuh janin.
8. Wanita dibelenggu dengan api neraka, mulutnya terbuka luas, keluar
api dari perutnya. Balasan wanita yang menjadi penyanyi tidak sempat
bertaubat.
9. Lelaki dan wanita yang masuk api ke dalam perut dari duburnya lalu
keluar dari mulut. Balasan orang yang makan harta anak yatim.
10. Lelaki dan wanita kepalanya terbenam dalam api, dituang pula air
panas ke badannya lalu melecur seluruh tubuhnya. Balasan orang yang
berusaha ke arah pergaduhan sesama manusia.
Semoga bisa menjadi bahan renungan dan muhasabah buat diri kita..
0 komentar:
Posting Komentar